
📌Faktanya Banyak Lansia Rentan Masih Menjadi Tulang Punggung Keluarga, Salah Satu Nya Adalah Nek Yani
Setiap pagi, Nek Yani keluar rumah dengan satu tujuan sederhana: memastikan cucunya bisa makan hari itu. Di usia yang tak lagi muda, Bu Yani hidup berdua dengan cucu laki-lakinya. Mereka hanya punya satu sama lain.

📌Wajahnya Penuh Tumor, Tiap Langkah Nya Sambil Menahan Sakit, Tapi Demi Sesuap Nasi Dan Kebutuhan Cucunya Ia Harus Berjualan
Meski tumor di wajahnya sangat parah, Nek Yani terpaksa harus berjualan mainan keliling. Upahnya minim sekali, tapi hanya itu yang bisa ia tekuni untuk makan dia dan cucunya tiap hari. Sedih nya mereka terbiasa menahan lapar, bahkan kadang untuk kebutuhan sekolah sang cucu pun tidak cukup.

📌Yang Bikin Nyesek, Nek Yani Sering Mikir: Mungkin Orang Jijik Liat Saya
Malam hari, Nek Yani kerap bertanya: kenapa dagangannya sepi pembeli? Apakah karena mainan nya kurang bagus atau karena orang merasa jijik melihat wajahnya yang dipenuhi tumor? Dalam perjuangan nya Nek Yani terus menolak menyerah, walaupun sebenarnya tubuhnya lemah dan penuh sakit.

Tidak ada kewajiban untuk membantu.
Kami hanya ingin berbagi kenyataan yang kami lihat sendiri di lapangan.
Jika cerita ini menyentuh, Izinkan Kami jadi jembatan kebaikan buat Mereka.