
Masjid Kami Runtuh Diguncang Gempa NTT. Bantu Kami Berdiri Lagi.
Dulu, dari masjid ini azan berkumandang lima kali sehari. Di sini anak-anak kampung duduk bersila, mengeja huruf hijaiyah dengan suara kecil yang terbata-bata. Di sini para petani dan nelayan bersujud setelah seharian bergulat dengan terik dan ombak.
Lalu gempa mengguncang Nusa Tenggara Timur. Dalam hitungan detik, tempat yang kami jaga bertahun-tahun itu rata dengan tanah.
Sekarang yang tersisa hanya puing dan debu. Warga terpaksa beribadah di dalam tenda darurat yang dibangun seadanya dari terpal dan bambu. Saat panas, udara pengap menyesakkan. Saat hujan, air merembes dari sela-sela terpal. Saat angin kencang, tenda bergoyang dan jemaah beribadah dengan hati was-was. Anak-anak mengaji di atas alas tipis, di bawah atap yang bisa roboh kapan saja.
Masjid itu dulu dibangun dari patungan. Receh demi receh dari tangan-tangan petani dan nelayan kecil yang hidupnya pas-pasan. Kini bencana juga merenggut sawah, perahu, dan penghasilan mereka. Mereka ingin membangunnya kembali, tapi tidak mungkin sendirian. Tidak ada lagi yang bisa dipatungkan.
Donasi yang terkumpul akan kami pakai untuk membangun kembali masjid ini, lengkap dengan tempat wudhu, ruang belajar mengaji, sajadah, mukena, dan Al-Qur’an pengganti yang ikut tertimbun reruntuhan. Agar warga bisa bersujud tanpa was was, dan anak-anak kembali mengeja ayat suci dengan tenang di rumah ibadah mereka sendiri.
Setiap hari masjid ini tidak berdiri, ada anak yang belajar mengaji di tenda reyot dan ada orang tua yang bersujud di atas tanah yang masih bergetar oleh trauma. Mereka tidak meminta banyak. Mereka hanya ingin masjid mereka berdiri lagi.
Jangan tunggu nanti. Berapa pun donasimu, itu adalah satu batu bata menuju tempat pulang yang hilang. Bantu bangun kembali masjid mereka hari ini.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik