

Sejak lahir, si sulung Pak Dede sudah harus berjuang melawan delapan penyakit bawaan. Salah satunya komplikasi organ, dan salah satu ginjalnya bahkan belum bisa ditemukan posisinya. Di usia yang masih sangat kecil, tubuh mungilnya harus menanggung sesuatu yang berat.
Hari-harinya bukan diisi main atau lari ke sana kemari. Ia harus menjalani perawatan intensif dan rutin ke rumah sakit, dari satu pemeriksaan ke pemeriksaan lain.
Kadang ia menatap ayahnya dengan mata yang lemah, lalu memanggil pelan, "Ayah". Satu kata kecil yang bikin hati Pak Dede seolah runtuh.

Setiap malam Pak Dede pulang dengan tubuh letih dan kantong kosong. Tapi begitu melihat anaknya tersenyum, meski ada gips yang terpasang di kaki kecilnya, ia kembali kuat.
Senyum itu yang bikin Pak Dede bertahan. Di depan anaknya ia selalu berusaha tersenyum juga, karena tidak mau air mata menambah beban si kecil.

Kini si sulung harus segera menjalani operasi. Tapi prosesnya tertunda, karena biaya yang dibutuhkan jauh di luar kemampuan keluarganya. BPJS memang membantu sebagian, tapi tidak semuanya tertutupi.
Pak Dede hanya seorang pengemudi ojek online. Penghasilannya sehari berkisar Rp50.000 sampai Rp100.000, dan sering kali habis untuk bensin, makan, biaya rumah, dan obat si kecil. Kadang ia rela tidak makan supaya anaknya tetap bisa minum susu atau membeli satu jenis obat yang paling penting.
Sementara waktu terus berjalan, kondisi si kecil makin lemah, menunggu harapan yang entah datang dari mana.
"Semoga hari ini cukup untuk beli obat anakku." Itu doa yang setiap pagi Pak Dede ucapkan dalam hati di atas motornya.

Mungkin kita tak bisa ikut merasakan sakit yang ia tahan setiap hari. Tapi kita bisa jadi bagian dari perjuangannya untuk sembuh.
Dengan sedikit bantuan dari kita, si kecil bisa segera dioperasi dan melanjutkan pengobatan. Pak Dede pun punya kekuatan baru untuk terus berjuang, menjaga senyum kecil itu tetap hidup.
Karena di balik napas kecil yang masih terus berjuang, ada cinta seorang ayah yang tak pernah berhenti berharap.
Dari uluran tanganmu hari ini, ada kehidupan yang bisa diselamatkan esok hari.
![]()
Belum ada Fundraiser