ImageJuang Lansia Sebatang Kara Bertahan Hidup Jual Kan...
Image

Juang Lansia Sebatang Kara Bertahan Hidup Jual Kandang Ayam

Image
Kabupaten Garut, Jawa Barat
Rp 0 terkumpul dari Rp 70.000.000
0 Donasi sudah berakhir

Penggalang Dana

Image
Image
Verified Organization

Di sisa usianya, Abah Harun (66 Tahun) hidup sebatang kara tanpa keluarga. Ia sering didera pusing hebat mendadak saat berjualan, hingga tubuh rentanya kerap ambruk dan ketiduran di pinggir jalanan demi menahan rasa sakit. Tak hanya fisik yang kian merapuh, Abah juga mulai didera gejala pikun karena usia lanjut, membuatnya sangat rentan saat menghadapi kerasnya dunia luar seorang diri.

Kerap Ambruk Karena Pusing di Jalan Juang Lansia Penjual Kandang

Kerap Ambruk Karena Pusing di Jalan Juang Lansia Penjual Kandang

Dulu, Abah masih bisa berjalan jauh ditemani sang istri menjajakan kandang ayam hasil anyamannya. Namun, takdir berkata lain. Setelah istri dan anak kandungnya meninggal dunia, hidup Abah seolah runtuh. Kini ia tinggal sebatang kara di sebuah rumah seadanya. Karena kandang ayam bambu itu terlalu berat dan tidak bisa diangkat seorang diri, Abah kini hanya bisa membuat kandang jika ada pesanan, atau terpaksa bergantung pada belas kasihan kerabat yang sesekali bersedia mengantarnya duduk di pinggir jalan untuk menunggu pembeli.

Kerap Ambruk Karena Pusing di Jalan Juang Lansia Penjual Kandang

Abah sering kali harus menahan lapar berhari-hari dan hanya bisa pasrah mengandalkan pemberian makanan dari tetangga sekitar agar bisa bertahan hidup. Penghasilan dari membuat kandang ayam sangat menyedihkan; Abah hanya mendapat Rp100.000 per kandang, itu pun pesanan hanya datang 2 sampai 3 kali dalam sebulan.

Keluguan Abah yang sudah mulai pikun kerap dimanfaatkan oleh orang-orang jahat. Abah berkali-kali menjadi korban penipuan; pembeli memesan kandang ayam, namun setelah Abah buatkan berhari-hari, pembeli tersebut tiba-tiba membatalkan pesanan begitu saja tanpa membayar sepeser pun.

Kerap Ambruk Karena Pusing di Jalan Juang Lansia Penjual Kandang

Mari kita hadirkan kembali kehangatan keluarga yang telah hilang bagi Abah Harun. Bantuan dari Anda adalah jaminan pangan harian yang layak, biaya pengobatan medis, serta santunan hari tua agar Abah tidak perlu lagi memeras sisa tenaga di tengah kondisi pikunnya. Klik tombol donasi sekarang untuk menemani masa tua Abah Harun.

 

Klik tombol donasi sekarang untuk menghadirkan keajaiban bagi Abah Harun.

 

  1. Klik “Donasi Sekarang;
  2. Masukan nominal donasinya;
  3. Pilih metode pembayaran;
  4. Dapatkan laporan via email.

Kerap Ambruk Karena Pusing di Jalan Juang Lansia Penjual Kandang

Beberapa informasi:

*Ayo Kita Peduli merupakan NGOs yang berdiri sejak 2023 dan berada di bawah naungan Ayo Berdampak Berdaya. Dengan tagline #BerdampakBerdaya kami berfokus pada masalah kemiskinan kelas sosial rentan perkotaan dan pedesaan melalui berbagai program dan campaign pemberdayaan untuk upaya peningkatan kesejahteraan.

Contact and More Information:

Instagram: @ayokita.peduli

Email: ayoberdampakberdaya.id@gmail.com

Kerap Ambruk Karena Pusing di Jalan Juang Lansia Penjual Kandang

*Page ini merupakan bagian dari program Semua Berhak Nyaman.

*Dalam membantu penyebaran informasi terkait program ini dan program turunannya dalam fitur "Fundraiser", kami melakukan kolaborasi dengan berbagai pihak mulai dari Media Partner, Organisasi, serta Publik Figur agar informasi mengenai program ini dapat tersebar luas dan menjangkau sebanyak-banyaknya orang untuk berkontribusi bersama.

*Dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberikan Paket Sembako, Bantuan Modal Usaha Penerima Manfaat, dan Bantuan Lainnya kepada para penerima manfaat yang membutuhkan. Selain itu hasil donasi juga akan disalurkan untuk penerima manfaat lainnya berdasarkan analisa kebutuhan pihak Yayasan.

  • August, 5 2026

    Campaign is published

Bantu Teman Indonesia

Belum ada donasi untuk penggalangan dana ini

Fundraiser

Bantu Teman Indonesia

Belum ada Fundraiser

Mari jadi Fundraiser dan berikan manfaat bagi program ini.

Doa-doa orang baik

Bantu Teman Indonesia

Menanti doa-doa orang baik

Bagikan melalui:
✕ Close