
Saat banyak orang memilih menjauh, kucing-kucing kecil ini justru tetap setia menemani Abah Ada.

Di tengah keterbatasannya, kucing-kucing inilah yang setiap hari menemani Abah Ada menjalani hidup. Mereka datang, duduk di dekatnya, dan seolah tidak pernah memandang kondisi Abah sebagai alasan untuk pergi.
Abah Ada memiliki kondisi kulit yang membuat tubuh dan wajahnya dipenuhi benjolan.

Kondisi tersebut perlahan memengaruhi kehidupannya, termasuk saat ia berjualan kupat tahu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Dulu, benjolan itu hanya terlihat seperti bintik kecil yang Abah kira akan sembuh dengan sendirinya. Namun, karena tidak segera mendapatkan penanganan, kondisinya semakin terlihat.
Sejak itu, Abah mulai merasakan perubahan dalam kesehariannya. Pembeli yang dulu datang untuk membeli kupat tahu semakin berkurang. Dagangan yang sudah dibuat sering basi karena tak laku seharian. Terpaksa, Abah memakan dagangannya sendiri sekaligus menahan lapar...

Kondisi ini semakin berat setelah istri Abah memilih pergi dan meninggalkannya. Kini, Abah harus menjalani hari-harinya seorang diri. Namun, Abah tidak benar-benar sendiri. Ada kucing-kucing kecil yang selalu datang menghampirinya. Mereka tidak peduli dengan kondisi tubuh Abah. Tidak mempertanyakan wajahnya. Tidak menjauh ketika melihat benjolan-benjolan di tubuhnya.
Karena itu, meski penghasilannya dari berjualan tidak seberapa, Abah selalu berusaha menyisihkan sebagian rezekinya untuk memberi makan kucing-kucing tersebut.
Bahkan ketika dagangannya sepi dan kebutuhan dirinya sendiri harus dipenuhi dengan susah payah, Abah tetap memikirkan makanan untuk kucing-kucingnya.
Kini, kondisi Abah semakin terbatas. Tubuhnya melemah dan pendengarannya juga semakin berkurang. Namun, ia masih memaksakan diri untuk berjualan karena dari situlah Abah berusaha mencukupi kebutuhan hidup sekaligus memberi makan kucing-kucing yang bergantung kepadanya.
“Kalau bukan Abah, siapa lagi yang jaga mereka?”
Kalimat sederhana itu menunjukkan betapa besar kepedulian Abah kepada kucing-kucing kecilnya.
Teman Baik, Abah Ada tidak hanya sedang berjuang untuk dirinya sendiri. Ia juga berusaha mempertahankan hidup kucing-kucing yang selama ini menjadi teman dan keluarga baginya.

Yuk, kita bantu Abah Ada agar kebutuhan sehari-harinya lebih ringan dan ia tetap bisa merawat kucing-kucing yang setia menemaninya.
Sekecil apa pun bantuanmu bisa menjadi alasan Abah dan kucing-kucing kecilnya untuk terus bertahan.
![]()
Belum ada Fundraiser