
Di usia yang hampir 80 tahun, Abah Yayat masih harus berjalan menyusuri trotoar demi menjajakan mainan Cepot. Tubuhnya sudah bungkuk dan ringkih. Penyakit darah rendah yang dideritanya kerap membuat Abah pusing, sempoyongan, bahkan pernah sampai terjatuh bersama dagangannya.


Kondisinya pun semakin memprihatinkan. Abah mulai sering linglung dan sudah dua kali mengalami kejadian tersesat hingga lupa jalan pulang.
Namun, siapa yang bisa Abah andalkan? Sejak istrinya meninggal dunia, Abah hidup sebatang kara. Anak satu-satunya tinggal di luar kota dan jarang menjenguk maupun memberikan bantuan. Sementara itu, penghasilan Abah dari berjualan mainan hanya sekitar Rp25.000 per hari, itu pun sebagian harus dikembalikan kepada pemilik barang.
Saat dagangan sepi, Abah bahkan kerap hanya makan nasi putih pemberian tetangga dengan sedikit bumbu penyedap sebagai lauk. Di sisi lain, masih ada utang modal sebesar Rp150.000 yang belum mampu ia cicil dan ancaman terusir dari kontrakan jika biaya sewa tak kunjung di bayar...
Teman Baik, mari bantu Abah Yayat melewati masa tuanya dengan lebih layak.

Cara Berdonasi untuk Abah Yayat:
Semoga setiap rupiah yang Kakak titipkan menjadi jalan kemudahan dan kebaikan untuk Abah Yayat. 🤲
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik